Soal HOTS Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) CPNS 2019 dan Pembahasan
Tes CPNS 2019 dan PPPK 2019 sudah di depan mata. Hanya tinggal dalam hitungan bulan kedepan pelaksanaan tes akan segera dimulai. Bagi anda yang berkesempatan untuk ikut tes CPNS 2019 dan PPPK 2019 ini bergegaslah mempersiapkan diri dengan cara mempelajari bank soal-soal CPNS dan PPPK yang sering keluar pada saat tes berlangsung. Kumpulan Bank soal tes CPNS atau Latihan Soal CPNS 2019 ini dapat anda pelajari dengan cara membeli buku-buku latihan soal (harganya pasti mahal untuk saat ini) atau cukup dengan membacanya di website ini secara gratis.
Dengan banyak membaca dan Berlatih Soal CPNS 2019 ini untuk membantu agar pola pikir kita lebih terasah dan menyimpan segala materi tes CPNS 2019. Ini akan mempengaruhi otak kita pada saat pelaksanaan tes, sehingga kita akan terbiasa mengerjakan berbagai macam tipe soal tanpa harus kebingungan dan terkejut.
Pada saat tes CPNS 2018 lalu, soal dan materi tes CPNS di bagi menjadi 3 bagian, yang pertama adalah soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), kedua soal Tes Intelejensi Umum (TIU) dan terakhir Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Dari pengalaman tes CPNS 2018 lalu, tingkat kesulitan soal-soal yang dimunculkan sangatlah berbeda dengan tes CPNS sebelumnya. Dan tidak menutup kemungkinan tes CPNS 2019 dan PPPK 2019 ini akan merujuk dengan bentuk dan jenis soal yang hampir sama dengan tes CPNS 2018. Sistem soal yang muncul mengunakan sistem HOTS (High Other Thinking Skill). Dimana calon peserta CPNS 2019 akan di ajak mengerjakan soal CPNS dengan pola berfikir lebih tinggi. Nah bagaimana soal CPNS 2019 HOTS ini ?
Soal nomor 1 :
Konflik antar agama paling tragis terjadi pada tahun 1999 lalu. Konflik dan pertikaian yang melanda masyarakat Ambon-Lease sejak Januari 1999 telah berkembang menjadi aksi kekerasan brutal yang merenggut ribuan jiwa dan menghancurkan semua tatanan kehidupan bermasyarakat.
Konflik tersebut akhirnya meluas dan sehingga menjadi kerusuhan yang sangat hebat antara umat Kristen dan Muslim yang berujung pada banyaknya orang meninggal. Kedua belah pihak yang berbeda agama itu saling serang dan membakar rumah, bangunan dan sarana ibadah yang ada disana.
Saat itu, ABRI dianggap gagal menanggani konflik dan merebak isu bahwa situasi itu sengaja dibiarkan berlanjut untuk mengalihkan isu-isu besar lainnya. Kerusuhan yang merusak tatanan kurukunan antar umat beragama di Ambon ini berlangsung cukup lama sehingga menjadi isu sensitif hingga saat ini.
Apakah yang menjadi latar belakang terjadinya konflik diatas ?
A. Perbedaan agama dan kepercayaan
B. Perbedaan keyakinan dan adat istiadat
C. Perbedaan golongan antar lintas daerah
D. Perbedaan kebudayaan
E. Perbedaan SARA
Jawaban : E
Pembahasan : SARA adalah singkatan dari Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan. Apabila di lihat kembali sejarah terjadinya konflik Ambon ini hanya berawal dari pertengkaran sopir angkot dan seorang pemuda (preman) yang kebetulan beragama Islam dan Kristen. Pertengkaran ini lah yang kemudian meluas menjadi pertengkaran antar kelompok agama dan suku yang akhirnya menjadi kerusahan yang sangat besar.
Contoh lain dari konflik Perbedaan SARA adalah kejadian umat islam Rohingya yang dibunuh dan seluruh desanya dibakar oleh penduduk Rakhine yang beragama Budha. Kejadian ini terjadi di Myanmar pada tahun 2016.
Soal nomor 2 :
Masyarakat Adat Batak yang tergabung dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) wilayah Tano Batak mendatangi Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Kemaritiman) dan kantor Staf Presiden di Jakarta dalam sepekan terakhir.
Kunjungan tersebut sebagai upaya pendekatan persuasif kepada pemerintah atas perampasan wilayah adat di kawasan Danau Toba sejak keluarnya putusan MK, yang menyatakan hutan adat bukan hutan negara.
"Kami mendesak KLHK untuk segera menghentikan konflik yang timbul berulang kali di wilyah adat di Tano Batak. Jalan penyelesaian yang kami minta kepada KLHK adalah upaya pengukuhan hutan adat. Langkah selanjutnya yang menurut kami layak bisa di tindaklajuti sambil menunggu keluarnya Perda atau SK Bupati tentang masyarakat Adat yakni dengan menginvertarisasi hutan adat," kata perwakilan AMAN Tano Batak Roganda Simanjuntak saat konfirmasi.
Dia mengungkapkan masyarakat adat umumnya masih terus mengalami intimidasi dan konflik dengan PT Toba Pulp Lestari, Tbk serta klaim hutan negara. Hingga saat ini, mereka mendorong pemerintah khususnya pemda setempat untuk segera mengakui dan melindungi masyarakat adat Batak.
Berdasar uraian diatas, upaya pemecahan masalah harus diselaraskan dengan pencerminan sila ke - ...
A. Sila ke-2 yang didasari sila ke-1
B. Sila ke-2 yang mendasari sila ke 3 dan sila ke-4
C. Sila ke-2 yang mendasari sila ke-3
D. Sila ke-2
E. Sila ke-2 yang mendasari sila ke-3, sila ke-4, dan sila ke-5
Jawaban : E
Pembahasan : Dari uraian tersebut terlihat bahwa masyarakat adat Batak meminta keadilan atas perampasan wilayah adatnya, oleh karena itu salah satu yang mendasari Sila ke-2 adalah sila ke-5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.
Soal nomor 3 :
Sekarang ini banyak sekali orang Indonesia yang lebih suka membeli pakaian hingga aksesori dengan meek luar asing. Bahkan menurut beberapa ahli desainer kondang, kualitas merk lokal masih kalah bersaing dengan produk luar negeri di negara sendiri.
Ali pun menuturkan kalau 60% konsumen Indonesia lebih suka membeli berbagai produk luar negeri daripada buatan Indonesia. Bahkan menurut Ketua Indonesia Fashion Chamber (IFC), mengutarakan bahwa produk asing memiliki kualitas yang baik dibandingkan produk lokal.
Memupuk kesadaran masyarakat Indonesia akan penggunaan produknya sendiri merupakan hal yang sangat diperlukan demi menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah tersebut merupakan aktualisasi pancasila pada sila ke ....
A. Sila ke-5
B. Sila ke-4
C. Sila ke-3
D. Sila ke-2
E. Sila ke-1
Jawaban : C
Pembahasan : Sila ke-3 berbunyi Persatuan indonesia. Salah satu butir pancasila dari sila ke-3 ini adalah mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. Salah contohnya adalah cinta kepada produk dalam negeri.
Soal nomor 4 :
Pembangunan tidak boleh bersifat pragmatis, hal ini berarti bahwa ....
A. Pembangunan tidak hanya mementingkan tindakan nyata dan mengabaikan pertimbangan etis.
B. Pembangunan tidak boleh secara mutlak melayani ideologi tertentu dan mengabaikan manusia nyata.
C. Pembangunan tidak boleh mengorbankan kehidupan masyarakat nyata melainkan harus menghormati harkat serta martabat bangsa.
D. Pembangunan melibatkan masyarakat sebagai tujuan pembangunan dalam pengambilan keputusan yang menyangkut kebutuhan mereka.
E. Pembangunan mengutamakan mereka yang paling lemah untuk menghapuskan kemiskinan struktural.
Jawab : A
Pembahasan : Pengertian pragmatis adalah konsep tindakan dimana lebih mementingkan sisi kepraktisannya dibandingkan dari sisi manfaatnya. Dengan istilah lain, pragmatis ini lebih mementingkan hasil di akhir dibandingkan dengan nilai yang di anut oleh masyarakat banyak.
Soal nomor 3 :
Pak Tono adalah orang yang sombong. Ia selalu menilai orang dari kekayaan dan kedudukannya. Sikap Pak Tono bertentangan dengan sila ...
A. Pertama
B. Kedua
C. Ketiga
D. Keempat
E. Kelima
Jawaban : B
Pembahasan : Ingat kembali butir-butir pancasila yang terdiri dari 45 butir dengan tiap silanya berjumlah 7, 10, 7, 10, dan 11 sebagai berikut :
Butir sila ke-1 : Ketuhanan yang maha esa yang berbunyi :
Butir sila ke-2 : Kemanusiaan yang adil dan beradab yang berbunyi :
Butir sila ketiga : Persatuan Indonesia yang berbunyi :
Butir sila keempat : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan yang berbunyi :
Butir pancasila sila kelima : Keadilan sosial untuk seluruh rakyat indonesia yang berbunyi :
Untuk pelaksanaan tes cpns 2019 sekarang ini lebih terbuka dan bebas dari unsur kecurangan, karena pada saat pelaksanaan tes sudah mengunakan CAT (Computer Assisted Test) sehingga ketika kita mengerjakan soal cpns hasil kita akan langsung muncul pada layar penilaian di luar tempat tes. Sehingga saudara, teman atau kerabat kita dapat melihat secara langsung. Selain itu setelah kita selesai tes pun kita dapat melihat nilai keseluruhan peserta tes.
Yang tidak kalah pentingnya adalah anda harus mempersiapkan pikiran serta mental untuk fokus dalam mengerjakan soal Hots Tes Wawasan Kebangsaan ini walaupun dengan berbagai macam bentuk soal yang mungkin akan keluar tersebut. Dengan contoh soal hots twk dan pembahasannya diatas, mudah-mudahan dapat membantu anda mempersiapkan diri seperti apa nantinya soal CPNS 2019 dan soal PPPK 2019 yang akan keluar.
Dengan banyak membaca dan Berlatih Soal CPNS 2019 ini untuk membantu agar pola pikir kita lebih terasah dan menyimpan segala materi tes CPNS 2019. Ini akan mempengaruhi otak kita pada saat pelaksanaan tes, sehingga kita akan terbiasa mengerjakan berbagai macam tipe soal tanpa harus kebingungan dan terkejut.
Pada saat tes CPNS 2018 lalu, soal dan materi tes CPNS di bagi menjadi 3 bagian, yang pertama adalah soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), kedua soal Tes Intelejensi Umum (TIU) dan terakhir Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Dari pengalaman tes CPNS 2018 lalu, tingkat kesulitan soal-soal yang dimunculkan sangatlah berbeda dengan tes CPNS sebelumnya. Dan tidak menutup kemungkinan tes CPNS 2019 dan PPPK 2019 ini akan merujuk dengan bentuk dan jenis soal yang hampir sama dengan tes CPNS 2018. Sistem soal yang muncul mengunakan sistem HOTS (High Other Thinking Skill). Dimana calon peserta CPNS 2019 akan di ajak mengerjakan soal CPNS dengan pola berfikir lebih tinggi. Nah bagaimana soal CPNS 2019 HOTS ini ?
Berikut Contoh Soal HOTS CPNS 2019 TWK - Tes Wawasan Kebangsaan dan Pembahasannya
Soal nomor 1 :
Konflik antar agama paling tragis terjadi pada tahun 1999 lalu. Konflik dan pertikaian yang melanda masyarakat Ambon-Lease sejak Januari 1999 telah berkembang menjadi aksi kekerasan brutal yang merenggut ribuan jiwa dan menghancurkan semua tatanan kehidupan bermasyarakat.
Konflik tersebut akhirnya meluas dan sehingga menjadi kerusuhan yang sangat hebat antara umat Kristen dan Muslim yang berujung pada banyaknya orang meninggal. Kedua belah pihak yang berbeda agama itu saling serang dan membakar rumah, bangunan dan sarana ibadah yang ada disana.
Saat itu, ABRI dianggap gagal menanggani konflik dan merebak isu bahwa situasi itu sengaja dibiarkan berlanjut untuk mengalihkan isu-isu besar lainnya. Kerusuhan yang merusak tatanan kurukunan antar umat beragama di Ambon ini berlangsung cukup lama sehingga menjadi isu sensitif hingga saat ini.
Apakah yang menjadi latar belakang terjadinya konflik diatas ?
A. Perbedaan agama dan kepercayaan
B. Perbedaan keyakinan dan adat istiadat
C. Perbedaan golongan antar lintas daerah
D. Perbedaan kebudayaan
E. Perbedaan SARA
Jawaban : E
Pembahasan : SARA adalah singkatan dari Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan. Apabila di lihat kembali sejarah terjadinya konflik Ambon ini hanya berawal dari pertengkaran sopir angkot dan seorang pemuda (preman) yang kebetulan beragama Islam dan Kristen. Pertengkaran ini lah yang kemudian meluas menjadi pertengkaran antar kelompok agama dan suku yang akhirnya menjadi kerusahan yang sangat besar.
Contoh lain dari konflik Perbedaan SARA adalah kejadian umat islam Rohingya yang dibunuh dan seluruh desanya dibakar oleh penduduk Rakhine yang beragama Budha. Kejadian ini terjadi di Myanmar pada tahun 2016.
Soal nomor 2 :
Masyarakat Adat Batak yang tergabung dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) wilayah Tano Batak mendatangi Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Kemaritiman) dan kantor Staf Presiden di Jakarta dalam sepekan terakhir.
Kunjungan tersebut sebagai upaya pendekatan persuasif kepada pemerintah atas perampasan wilayah adat di kawasan Danau Toba sejak keluarnya putusan MK, yang menyatakan hutan adat bukan hutan negara.
"Kami mendesak KLHK untuk segera menghentikan konflik yang timbul berulang kali di wilyah adat di Tano Batak. Jalan penyelesaian yang kami minta kepada KLHK adalah upaya pengukuhan hutan adat. Langkah selanjutnya yang menurut kami layak bisa di tindaklajuti sambil menunggu keluarnya Perda atau SK Bupati tentang masyarakat Adat yakni dengan menginvertarisasi hutan adat," kata perwakilan AMAN Tano Batak Roganda Simanjuntak saat konfirmasi.
Dia mengungkapkan masyarakat adat umumnya masih terus mengalami intimidasi dan konflik dengan PT Toba Pulp Lestari, Tbk serta klaim hutan negara. Hingga saat ini, mereka mendorong pemerintah khususnya pemda setempat untuk segera mengakui dan melindungi masyarakat adat Batak.
Berdasar uraian diatas, upaya pemecahan masalah harus diselaraskan dengan pencerminan sila ke - ...
A. Sila ke-2 yang didasari sila ke-1
B. Sila ke-2 yang mendasari sila ke 3 dan sila ke-4
C. Sila ke-2 yang mendasari sila ke-3
D. Sila ke-2
E. Sila ke-2 yang mendasari sila ke-3, sila ke-4, dan sila ke-5
Jawaban : E
Pembahasan : Dari uraian tersebut terlihat bahwa masyarakat adat Batak meminta keadilan atas perampasan wilayah adatnya, oleh karena itu salah satu yang mendasari Sila ke-2 adalah sila ke-5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.
Soal nomor 3 :
Sekarang ini banyak sekali orang Indonesia yang lebih suka membeli pakaian hingga aksesori dengan meek luar asing. Bahkan menurut beberapa ahli desainer kondang, kualitas merk lokal masih kalah bersaing dengan produk luar negeri di negara sendiri.
Ali pun menuturkan kalau 60% konsumen Indonesia lebih suka membeli berbagai produk luar negeri daripada buatan Indonesia. Bahkan menurut Ketua Indonesia Fashion Chamber (IFC), mengutarakan bahwa produk asing memiliki kualitas yang baik dibandingkan produk lokal.
Memupuk kesadaran masyarakat Indonesia akan penggunaan produknya sendiri merupakan hal yang sangat diperlukan demi menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah tersebut merupakan aktualisasi pancasila pada sila ke ....
A. Sila ke-5
B. Sila ke-4
C. Sila ke-3
D. Sila ke-2
E. Sila ke-1
Jawaban : C
Pembahasan : Sila ke-3 berbunyi Persatuan indonesia. Salah satu butir pancasila dari sila ke-3 ini adalah mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. Salah contohnya adalah cinta kepada produk dalam negeri.
Soal nomor 4 :
Pembangunan tidak boleh bersifat pragmatis, hal ini berarti bahwa ....
A. Pembangunan tidak hanya mementingkan tindakan nyata dan mengabaikan pertimbangan etis.
B. Pembangunan tidak boleh secara mutlak melayani ideologi tertentu dan mengabaikan manusia nyata.
C. Pembangunan tidak boleh mengorbankan kehidupan masyarakat nyata melainkan harus menghormati harkat serta martabat bangsa.
D. Pembangunan melibatkan masyarakat sebagai tujuan pembangunan dalam pengambilan keputusan yang menyangkut kebutuhan mereka.
E. Pembangunan mengutamakan mereka yang paling lemah untuk menghapuskan kemiskinan struktural.
Jawab : A
Pembahasan : Pengertian pragmatis adalah konsep tindakan dimana lebih mementingkan sisi kepraktisannya dibandingkan dari sisi manfaatnya. Dengan istilah lain, pragmatis ini lebih mementingkan hasil di akhir dibandingkan dengan nilai yang di anut oleh masyarakat banyak.
Soal nomor 3 :
Pak Tono adalah orang yang sombong. Ia selalu menilai orang dari kekayaan dan kedudukannya. Sikap Pak Tono bertentangan dengan sila ...
A. Pertama
B. Kedua
C. Ketiga
D. Keempat
E. Kelima
Jawaban : B
Pembahasan : Ingat kembali butir-butir pancasila yang terdiri dari 45 butir dengan tiap silanya berjumlah 7, 10, 7, 10, dan 11 sebagai berikut :
Butir sila ke-1 : Ketuhanan yang maha esa yang berbunyi :
- Bangsa dan rakyat Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
- Bangsa dan rakyat Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama & kepercayaan masing-masing menurut kemanusiaan yang adil & beradab.
- Mengembangkan sikap hormat menghormati & bekerjasama antar pemeluk agama dengan penganut kepercayaan lain yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
- Membina kerukunan hidup antara sesama manusia dan umat beragama serta kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
- Agama & kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
- Mengembangkan sikap saling hormat menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama & kepercayaannya masing-masing.
- Tidak memaksakan suatu agama & kepercayaan terhadap Tuhan-nya kepada orang lain.
Butir sila ke-2 : Kemanusiaan yang adil dan beradab yang berbunyi :
- Mengakui & memperlakukan setiap manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
- Mengakui persamaan derajat, persamaan hak asasi serta kewajiban setiap manusia, tanpa membedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, & warna kulit.
- Mengembangkan sikap saling mencintai terhadap sesama manusia.
- Mengembangkan sikap saling tenggang rasa & tepa selira sesama manusia
- Mengembangkan sikap tidak semena-mena (memaksakan kehendak) terhadap orang lain.
- Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan antar sesama manusia
- Bersikap gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
- Berani membela kebenaran & keadilan.
- Bangga menjadi bangsa Indonesia dan merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
- Mengembangkan sikap hormat menghormati & saling bekerjasama dengan bangsa lain
Butir sila ketiga : Persatuan Indonesia yang berbunyi :
- Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan & keselamatan bangsa & negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi serta golongan.
- Sanggup & rela berkorban untuk kepentingan negara & bangsa apabila diperlukan.
- Mengembangkan rasa cinta terhadap tanah air & bangsa.
- Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan & bertanah air Indonesia.
- Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi & keadilan sosial.
- Mengembangkan persatuan Indonesia berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika.
- Memajukan pergaulan demi persatuan & kesatuan bangsa.
Butir sila keempat : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan yang berbunyi :
- Sebagai warga negara & warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak serta kewajiban yang sama.
- Tidak diperbolehkan memaksakan kehendak terhadap orang lain.
- Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama secara mufakat.
- Musyawarah untuk mendapatkan kata mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
- Menghormati & menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
- Dengan i’tikad baik & rasa tanggung jawab menerima & melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
- Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi serta golongan.
- Musyawarah dilakukan dengan akal sehat & sesuai dengan hati nurani yang luhur.
- Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat serta martabat manusia, nilai-nilai kebenaran & keadilan mengutamakan persatuan serta kesatuan demi kepentingan bersama.
- Memberikan kepercayaan penuh kepada wakil-wakil (orang) yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.
Butir pancasila sila kelima : Keadilan sosial untuk seluruh rakyat indonesia yang berbunyi :
- Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan & kegotongroyongan.
- Mengembangkan sikap adil terhadap sesama manusia
- Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban sebagai manusia
- Menghormati hak orang lain antar sesama
- Suka memberi pertolongan kepada orang lain supaya dapat berdiri sendiri.
- Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan kepada orang lain.
- Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan & gaya hidup mewah.
- Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan orang banyak.
- Suka untuk bekerja keras.
- Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan & kesejahteraan bersama.
- Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata & berkeadilan sosial.
Kesimpulan
Soal CPNS 2019 diatas adalah merupakan contoh soal CPSN 2019 dengan kategori soal Hots TWK yang muncul pada saat tes CPNS 2018 lalu. Anda dapat mempelajari bentuk soalnya dan mencari referensi dan soal-soal tes cpns lainnya yang hampir mirip.Untuk pelaksanaan tes cpns 2019 sekarang ini lebih terbuka dan bebas dari unsur kecurangan, karena pada saat pelaksanaan tes sudah mengunakan CAT (Computer Assisted Test) sehingga ketika kita mengerjakan soal cpns hasil kita akan langsung muncul pada layar penilaian di luar tempat tes. Sehingga saudara, teman atau kerabat kita dapat melihat secara langsung. Selain itu setelah kita selesai tes pun kita dapat melihat nilai keseluruhan peserta tes.
Yang tidak kalah pentingnya adalah anda harus mempersiapkan pikiran serta mental untuk fokus dalam mengerjakan soal Hots Tes Wawasan Kebangsaan ini walaupun dengan berbagai macam bentuk soal yang mungkin akan keluar tersebut. Dengan contoh soal hots twk dan pembahasannya diatas, mudah-mudahan dapat membantu anda mempersiapkan diri seperti apa nantinya soal CPNS 2019 dan soal PPPK 2019 yang akan keluar.

0 Response to "Soal HOTS Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) CPNS 2019 dan Pembahasan"
Post a Comment